November 16, 2018

MANAJEMEN MUTU AKADEMIK

MANAJEMEN MUTU AKADEMIK

 

Manajemen Mutu Akademik berhubungan erat dengan pemetaan dosen dengan spesifikasi masing-masing. Setiap mata kuliah dideskripsikan pada bentuk Rencana Pelaksanaan dan Kegiatan Pembelajaran Semester (RPKPS) yang dilengkapi dengan Bahan Ajar. Sebelum semester dimulai dosen sudah harus menyerahkan RPKPS dan buku ajar kepada Prodi Pascasarjana sehingga bahan-bahan tersebut telah didiskusikan terlebih dahulu oleh Tim Dosen Pengampu dan Ka. Prodi sebelum diajarkan.

Setelah semester berakhir, dosen dievaluasi selama mengajar dalam semester tersebut. Lembaran evaluasi dibagikan kepada mahasiswa untuk diisi. Lembaran tersebut meliputi kedisiplinan waktu dosen mengajar, Apakah pokok-pokok pengajaran sesuai dengan RPKPS, Apakah dosen menggunakan media pembelajaran powerpoint, Laptop dengan LCD.

Setiap dosen datang harus mengisi presensi dan menuliskan rencana pokok pengajarannya hari tersebut.

Bobot penilaian bagi mahasiswa ada 2 macam apabila sifat mata kuliah teori maka bobotnya sbb:

  1. Kehadiran : 10 %
  2. Tugas dan Interaksi : 25
  3. Ujian Tengah Semester : 30 %
  4. Ujian Akhir Semester (UAS) : 35 %

Apabila mata kuliah tersebut bersifat keterampilan (Praktek), maka penilaian tersebut sbb:

  1. Konsep : 30 %
  2. Praktek : 70 %

Bagian pengajaran mempunyai tugas menyelenggarakan pengkajian dan pengembangan pendidikan dan pengajaran berpedoman kepada kurikulum yang disusun dengan mengacu pada kurikulum Nasional, Kurikulum Institusional, Ekstrakurikuler sebagai pelengkap studi.

Pendidikan dan pengajaran dilaksanakan dengan sistem Satuan Kredit Semester (SKS), sehingga tahun akademik dibagi dalam dua semester (semester ganjil dan semester genap) yang berkisar antara 12 – 16 minggu perkuliahan. Dengan sistem SKS ini, maka pendidikan dilaksanakan melalui kuliah, pratikum, seminar, simposium, diskusi panel, lokakarya dan kegiatan ilmiah lainnya.

About The Author

Sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan Agama Kristen (STIPAK) Arastamar di daerah Grimenawa – Kampung Sabron, Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua diresmikan pada tanggal 23 September 2014, STIPAK berubah nama menjadi Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAK) Arastamar Grimenawa mengikuti legalitas hukum SK Ijin Pendirian Institusi tanggal 31 Desember 2014 oleh Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI nomor: DJ.III/Kep/HK.005/612/2014, dan Ijin Penyelenggaraan Prodi S1 PAK nomor: DJ.III/Kep/HK.005/615/2014, Prodi S1 Teologi nomor: DJ.III/Kep/HK.005/615/2014

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *